PPI MALAYSIA

Hari Pertama Diskusi Mahasiswa Bersatu: PPI Malaysia X BEM Indonesia Berjalan Sukses

Published by Divisi Komunikasi dan Informasi on

Tim Jurnalistik PPI Malaysia – 8 Mei 2020 | 23.25 MYT


Johor Bahru (08/05) -Pandemi virus corona (COVID-19) membuat banyak sendi kehidupan baik di Indonesia maupun Malaysia lumpuh, kegiatan organisasi mahasiswa menjadi salah satu aspek yang harus menerima dampaknya. Namun, ditengah berbagai kendala yang dialami banyak organisasi seperti kebijakan PSBB dan sistem pembelajaran jarak jauh, PPI Malaysia bersama para BEM di Indonesia tidak berdiam diri. Tentunya terus berkreasi dalam sebuah program kolaborasi akbar bertajuk ‘Diskusi Mahasiswa Bersatu’ yang melibatkan seluruh PPI Cabang se-Malaysia dan beberapa BEM ternama di Indonesia.

Rangkaian diskusi ini akan berlangsung selama tiga hari (8/5/2020-10/5/2020) dan terbagi menjadi lima sesi diskusi. Tiap-tiap sesinya akan diisi oleh beberapa pembicara yang merupkan para Ketua PPI Cabang se-Malaysia dan juga para Ketua BEM Universitas ternama di Indonesia dan membawakan tema-tema menarik yang berbeda tiap sesinya.

Webinar sesi pertama telah digelar pada siang tadi (Jumat, 8/5/2020) pukul 14.05 WIB dengan menghadirkan perwakilan mahasiswa dari PPI Cabang se-Malaysia dan beberapa universitas Indonesia sebagai pembicaranya. Adapun tema besar dari Diskusi Mahasiswa Bersatu sesi pertama ini adalah “COVID-19: Ekonomi, Masyarakat, dan Pembangunan”.

Pembicara di sesi pertama Diskusi Mahasiswa Bersatu ini antara lain, Fadhil Ramadhan⁣, Ketua PPI UUM, Angga Musawwir⁣, Ketua PPI UPSI, Muhammad Ariful Maarif⁣, Ketua PPI MSU, Irwan Julkarnain⁣, Ketua BEM Universitas Mataram, Muhammad Farhan Azis⁣, Ketua BEM Universitas Brawijaya, Abd. Fatir Kasim⁣, Ketua BEM Universitas Hasanuddin. Diskusi sesi ini akan dipandu oleh Sascha Putri Gumilar, Mahasiswa S1 yang berkuliah di Universiti Putra Malaysia.

Diskusi dibuka oleh sambutan singkat Ketua PPI Malaysia, Muhammad Rajiv Syarief lalu dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh moderator. Pembicara memberikan pandangannya dan berbagi ide  terhadap tema utama selama 10 menit secara bergantian. Pemaparan tersebut berlangsung dengan hangat dan vokal.

Pada malam hari sekitar pukul 20.50 WIB, webinar Diskusi Mahasiswa Bersatu dilanjutkan ke sesi kedua. Dalam sesi kedua, Diskusi tetap menghadirkan perwakilan-perwakilan mahasiswa baik dari Indonesia maupun yang sedang berkuliah di Malaysia. Tema besar yang diangkat dari Diskusi Mahasiswa Bersatu sesi kedua ini adalah “COVID-19: Pemerintah, antara Kebijakan Politik dan Kesejahteraan Masyarakat” dan dimoderatori oleh Adenanthera Swietenia Fatma, Mahasiswa Universiti Malaya.

Pembicara di sesi kedua dimeriahkan oleh beberapa Ketua PPI Cabang se-Malaysia, yaitu Rifqi M. Farhan⁣⁣⁣, Ketua PPI UPM, Alpha Zufar, Ketua PPI UTM, Alimul Imam⁣⁣⁣, Ketua PPI USM, Aditya Maulana, Ketua PPI Sunway University. Selain Ketua-Ketua PPI Cabang, sesi dua Diskusi Mahasiswa Bersatu juga membawa beberapa Ketua BEM kampus Indonesia sebagai pembicara, seperti M. Sulthan Farraz Nanz⁣⁣⁣, Ketua BEM KM UGM, Muhammad Luthfi Hardiawan⁣⁣⁣, Ketua BEM ITS, Irfan Fauzi Rachman, Ketua BEM UNILA, dan Bhirawa Ananditya Wicaksana, Ketua BEM KM IPB University.

Bagian pemaparan dan diskusi sesi kedua ‘Diskusi Mahasiswa Bersatu’  berlangsung dengan sangat panas dan tajam. Para pembicara menyuarakan keresahannya terhadap pengambilan kebijakan publik yang dilakukan pemerintah, memberikan berbagai cadangan solusi serta memberikan tanggapan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan penonton di kolom komentar.

Program ‘Diskusi Mahasiswa Bersatu’ masih akan melanjutkan sesi ketiga sampai kelima pada hari Sabtu (9/5/2020) hingga hari minggu (10/5/2020). Diskusi ini bisa disaksikan di kanal YouTube PPI Malaysia.


0 Comments

Leave a Reply