PPI MALAYSIA

Pelaksanaan PPIM Mengajar Batch 4

Published by Divisi Komunikasi dan Informasi on

Pewarta: Muhammad Hafidz Robbyanto

Kuala Lumpur (7/2) Anak-anak dari para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia kebanyakan tidak bisa mendapatkan pendidikan formal yang layak. Karena kekhawatiran dan kesadaran PPI Malaysia akan hal ini, PPI Malaysia melaksanakan aksi untuk men-tackle problematika yang sedang terjadi tersebut. Anak-anak tersebut bukan tidak mau untuk mendapatkan pendidikan formal. Kurangnya akses bagi merekalah yang menjadi penghambat utama untuk meraih pendidikan formal tersebut. Departemen Pendidikan Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia (PPI Malaysia) melaksanakan acara yang bisa disebut sebagai alternatif dengan tujuan agar dapat meningkatkan dan mengembangkan rasa percaya diri serta kreatifitas para peserta didik, dapat menciptakan generasi yang cinta tanah air, mampu memberikan perkembangan diri untuk para pesera didik secara jasmani, rohani, dan emosi, dan juga untuk membantu meningkatkan performa peserta didik dalam bidang academic maupun non-akademik.

PPIM Mengajar terdiri dari serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk objektif-objektif diatas dan acara ini dilaksanakan dari 28 Maret hingga 13 Juni 2021. Acara ini melibatkan pihak-pihak official, seperti KBRI Kuala Lumpur, KJRI Kuching, Ladang Wilmar Plantation Zona Sarawak, CLC Lambir, CLC Pinang, dan CLC Wilmar Saremas. Acara yang diadakan secara hybrid ini dilakukan di Sungai Buloh sebagai pengajaran tatap muka dan menggunakan platform Zoom untuk pengajaran di Sarawak sepenuhnya. PPIM Mengajar Batch 4 ini bukan hanya fokus untuk mengajar dan mengajar saja, namun diadakan juga acara-acara lain seperti Grand Opening dan Workshop Pembelajaran. Kedua acara ini tentunya juga mengundang tamu-tamu special contohnya Bapak Sunarko sebagai Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru, Bapak Chairul Anam sebagai Koordinator PPI Dunia, dan juga Dr. Mansur sebagai Sub Koordinator Kelompok Kerja Peningkatan Kompetensi Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PPPGTK), Bapak Farid Maruf sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur dan juga Bapak Yonny Tri Prayitno sebagai Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching, dan masih banyak lagi yang tidak kalah penting sebagai tamu undangan.

Dengan mengetahui hal ini PPI Malaysia dengan sukses melaksanakan acara-acara ini, terimakasih kepada panitia-panitia yang sudah bekerja keras untuk menyukseskan acara terhormat ini dengan tujuan yang tidak kalah terhormatnya. Acara ini berhasil mengundang total 125 siswa dari Sungai Buloh dan Sarawak. Acara besar yang dapat membantu orang-orang yang kesusahan untuk bisa mendapatkan Pendidikan formal ini benar benar dapat membantu mereka yang sedang kesusahan untuk mendapatkannya.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply