PPI MALAYSIA

LEADERSHIP CAMP 2019 DAY 2

Published by malaysiaadmin on

Axel Rizkiya Iskandar – 21 Oktober 2019 | 17.25 MYT

Teluk Aling, (19/10) — Acara memasuki hari kedua dimana para peserta sudah bisa mengenal satu sama lain lebih jauh dan kekompakan pun terlihat dari yel-yel yang mereka bawakan. Kegiatan diawali oleh senam pagi pada pukul 7 di bibir pantai dipandu oleh dua instruktur dari panitia Leadership Camp itu sendiri. Lalu acara dilanjutkan dengan kedatangan tamu oleh founder komunitas 1000 guru, Jemi Ngadiono. Beliau menceritakan perjalanan hidupnya yang dimulai dari perjalanan masa kecilnya di salah satu panti asuhan di daerah Ibukota Jakarta hingga ia bisa menginspirasi banyak orang program kerja yang dibuat dalam program 1000 guru. Dalam sesi ini, Jemi Ngadiono bercerita bahwa untuk mendekati dan menyentuh hati remaja milenial pada zaman ini, kita harus mengerti betul passion mereka, hingga akhirnya pria kelahiran 11 Mei 1984 ini menemukan konsep traveling and teaching. Hingga saat ini, 1000 Guru telah membagikan kurang lebih 30,000 tas untuk anak anak yang mempunyai keinginan untuk belajar di daerah terpencil. Meskipun banyak tantangan dan rintangan yang muncul tetapi Jemi serta tim 1000 Guru tetap teguh menjalankan Visi dan Misi mereka  Misi kedepannya untuk 1000 Guru yaitu menjelajahi beberapa Kawasan di negara Thailand yang nantinya akan bekerja sama dengan PPI Malaysia sendiri. Komunitas 1000 guru sudah tersebar di 30 provinsi di Indonesia dan akan terus dikembangkan. Setelah itu, sesi berikutnya diisi oleh hadirnya ketua umum PPI Malaysia periode 2015/2016, yaitu Akita Arum Verselita. Dalam talknya kali ini, kak Akita lebih membuka diskusi dengan para peserta terkait masalah yang sering muncul dalam jenjang pendidikan, terutama dalam hal manajemen waktu yang baik ditengah kesibukan berorganisasi, kuliah dan sosialisasi dengan teman-teman sekitar. Memasuki acara puncak, setelah mendengar materi dari para pembicara, para peserta langsung melaksanakan game “treasure hunt” dimana 6 pos sudah disediakan para panitia yang nantinya di setiap pos memiliki tantangan yang berbeda untuk menguji kerjasama dan kemampuan setiap individu di dalam kelompok untuk menyelesaikan masalah. Perjalanan dari pos pertama hingga terakhir kurang lebih berjarak sekitar 2 kilometer dimana para tim harus melalui medan yang cukup berat dan perjalanan yang Panjang. Setiap pos memiliki poin yang berbeda untuk nantinya menentukan siapa pemenang dari acara puncak ini. Kegiatan diakhiri dengan presentasi kelompok berkaitan dengan isu yang sudah dibagikan pada hari pertama. Setiap kelompok mempersembahkan kajian yang sangat menarik dan para peserta terlihat antusias dengan kegiatan yang ada terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan dalam sesi tanya jawab.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply