PPI MALAYSIA

LEADERSHIP CAMP 2019 DAY 1

Published by malaysiaadmin on

Axel Rizkiya Iskandar – 21 Oktober 2019 | 15.36 MYT

Penang, (18/10) — Setelah sebelumnya salah satu program kerja divisi kelembagaan yaitu Leadership Camp sukses diselenggarakan di Universiti Of Malaya di Kuala lumpur pada satu tahun silam, kali ini, dengan konsep yang berbeda, Universiti Sains Malaysia (USM) yang berlokasi di Penang menjadi tuan rumah untuk acara yang digelar setiap tahunya itu. Acara diikuti oleh kurang lebih 40 peserta dari berbagai universitas dan negara yang berbeda, seperti beberapa peserta berasal dari Universitas yang ada di Indonesia, Malaysia, dan Mesir. Acara dimulai dengan proses registrasi dan penghitungan peserta lalu diikuti oleh sambutan dari ketua pelaksana yaitu Nadira Anindita, dilanjutkan dengan penyerahan token sebagai simbolis peresmian Leadership Camp 2019 dan sambutan  oleh Atase Pendidikan dan kebudayaan bapak Mokh. Farid Maruf  yang diadakan di DPS 1 bertempat di Gedung KOMCA, USM. Setelah diresmikan, acara langsung diawali dengan sesi seminar yang diadakan oleh pembicara pertama yaitu Faldo Maldini selaku politikus muda yang akhir akhir ini namanya sedang naik daun. Beliau membahas tentang #SumangaikBaru yang mempunyai arti “semangat baru” yang diambil dari bahasa minang. Beliau menegaskan bahwa tujuan bangsa ini harus tajam dan mahasiswa harus turut berkontribusi agar bangsa kita tidak tertinggal. Setelah itu sesi acara langsung diserahkan kepada panitia untuk sesi ice breaking dan pembentukan kelompok. Kali ini, ada 6 kelompok yang akan bersaing untuk menjadi yang terbaik selama  2 hari kedepan dengan mengusung tema “pemimpin”. Konsep Leadership Camp pada tahun ini cukup berbeda, dikarenakan para peserta langsung terjun ke alam dimana para peserta menyebrangi pantai untuk menuju lokasi kegiatan yang bertempat di Centre of Marine and Coastal Studies (CEMACS) yang berada di Teluk Aling, Penang National Park. Para peserta terisolasi dari lingkungan yang ramai untuk menguji mental dan kerjasama para peserta. Dan kegiatan ini pun memfokuskan para peserta agar mereka bisa saling memperhatikan satu sama lain di lingkungan yang berbeda dari yang biasa mereka tempati. Sebelum peserta dipersilakan untuk berisitirahat, para panitia memberikan tema yang berbeda untuk tiap kelompoknya yang berkaitan dengan isu yang sedang gempar gemparnya menimpa Indonesia, seperti kerusuhan Wamena, penusukan terhadap MenKoPolHukam, pembakaran hutan, KPK, pemindahan ibukota, dan sikap aparat dalam menanggulangi aspirasi yang dilakukan oleh mahasiswa yang nantinya akan dikaji serta dibahas bersama selama kegiatan berlangsung.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply