PPI MALAYSIA

Catur Politik Negeri Jiran

Oleh: Fajru Shofil Ula Mahasiswa IIUM, Koordinator Divisi Penelitian dan Kajian Strategis PPIM (s.fajru@live.iium.edu.my)              Orang Indonesia kerap menyebut Malaysia sebagai Negeri Jiran, pertanyaannya, darimanakah julukan itu berasal? “Jiran” diambil dari bahasa Melayu yang merupakan kata serapan dari bahasa Arab dengan arti “Tetangga”. Maka dari Read more…

Potensi Praktik Rent-Seeking Dalam Pembahasan RUU Minerba

Oleh: Putri Haryani Mahasiswa Master of Accounting/Finance Management & Science University   Dewasa ini kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah mulai menurun terutama terhadap lembaga legislatif. Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada September 2019 merilis hasil survei pasca pilpres 2019 yang menunjukkan hasil bahwa lembaga legislatif mengalami penurunan tingkat kepercayaan dari masyarakat Read more…

Berpikir Kritis dan Peran Intelektual Muda

Ghozian Aulia Pradhana – Divisi Keintelektualan dan Penelitian PPI UM (zianpradhana@gmail.com) “Dapatkah kita mempertahankan kemandirian, keberanian untuk kritis, untuk tidak menggantungkan bendera pendapat untuk mengambil sikap yang no-primordial, non-sektarian, semata-mata berdasarkan kebenaran dan keadilan?” Sejarah intelektual modern Indonesia dimulai ketika pemerintahan kolonial Hindia-Belanda mendirikan sekolah-sekolah untuk anak-anak bangsawan dan birokrat Read more…

Guru Sepanjang Masa

GURU SEPANJANG MASA Oleh: Ciptro HandriantoMahasiswa S3 Pedagogi, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia(handriantociptro@gmail.com)      Ada mata rantai yang terputus ketika berbicara kompetensi seorang guru pada zaman sekarang. Kemajuan informasi teknologi serta tuntutan ekonomi telah mendistorsi peran seorang guru. Guru telah berubah menjadi profesi yang menuntut profesionalitas tinggi, yang artinya Read more…

Iman dan Kedamaian Sosial sebagai Tolak Ukur Keislaman

Taufik Surrahman (Koordinator Penelitian dan Kajian Strategis) tsurrahman@gmail.com Islam sebagai agama paripurna menjadi solusi terhadap rapuhnya nilai-nilai sosial yang tengah mengantam masyrakat. Nilai-nilai sosial yang baik kian terkikis sehingga berdampak serius pada regenerasi dan stabilisasi dalam benegara. Kualitas pembangunan jiwa manusia yang buruk memberikan efek negatif yang amat besar dalam bermasyrakat Read more…